EVAKUASI NELAYAN HANYUT DI PERAIRAN PANTURA MANOKWARI

Manokwari- Kamis (09/02/2017) Kantor SAR Manokwari mendapat Laporan dari pak Arianto (ORARI)  pada pukul 22.00 WIT,Bahwa telah terjadi kondisi membahayakan nyawa manusia di sekitaran perairan Amban pantai Manokwari Papua Barat.Tim Rescue yang sedang bertugas jaga segera memberitakan kepada Kagahar dalam hal ini Kasubsie Operasi Kansar Manokwari Bpk.Semuel Manutune,S.sos.Beliau segera mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut melalui radio frekwensi RAPI dan ORAR Manokwari. 
       POB (Person On Board) berjumlah 3 orang atas nama ; 1.Jekson (Pria) 29,Th 2.Gerson (Pria) 30 Th, 3.Simon (Pria) 32 Th. Ketiganya berasal dari Sulawesi Utara,tepatnya Manado dan Sanger.Dengan menggunakan Rakit yang terbuat dari bambu berukuran sekitar 4×3 Meter, Mereka bertahan selama 2 minggu terombang-ambing dari Kep.Morotai hingga hanyut ke perairan Manokwari. 
       Kronologis kejadiannya seperti yang diceritakan oleh Jekson adalah,Pada tanggal 28/01/2017 mereka mencari ikan di wilayah Maluku Utara pada malam harinya perahu yang digunakan untuk menarik Rakit bocor dihantam gelombang dan ombak besar sehingga tenggelam,”Terpaksa saya dan teman-teman pindah ke Rakit dan potong tali penyambungnya” ungkapnya.Lalu mereka bertahan hidup dengan membakar ikan di atas Rakit dan minum air persediaan yang dibawa. 
      Kantor SAR Manokwari pada pukul 22.25 WIT melakukan Tindak awal Operasi penyelamatan/Evakuasi terhadap korban dengan memberangkatkan tim Rescue berjumlah 14 orang dan mengerahkan Alut SAR berupa RIB dan menggunakan 1 (satu) buah kapal 12 Meter milik Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat.Diketahui Bahwa korban dapat berkomunikasi dengan ORARI dan RAPI Manokwari menggunakan Radio dan memberitahukan kondisi dan posisi terakhir. informasi titik koordinat awal  dari Pak jekson adalah 0^17'58.756"LS 134^19'14.888" BT. 
     Dikarenakan cuaca buruk, hujan dan petir, pada pukul 03.15 WIT Tim yang menggunakan RIB kembali ke pangkalan dan tindak awal dilanjutkan oleh tim yang menggunakan kapal perhubungan.Pada Pukul 05.00 WIT tim tidak menemukan rakit korban dikarenakan cuaca yang masih buruk dan juga radio korban tidak dapat menjawab panggilan tim SAR.Lalu kemudian tim pun memutuskan menghentikan sementara tindak awal dan kembali ke dermaga untuk mengisi BBM. 
     Jum’at (10/02/2017) tim SAR gabungan yang terdiri dari BASARNAS,ORARI,Dinas Perhubungan laut,TNI -AL Manokwari,Pol Air Polres Manokwari Kembali melakukan pencarian Pada pukul 08.30 WIT dengan menggunakan kapal Dinas Perhubungan Laut.Pencarian dilakukan menuju koordinat sebelumnya dan bantuan komunikasi lewat radio dengan korban Jekson,Setelah menyisir selama 5 jam dan 40 Nm dari Manokwari,Akhirnya pada pukul 14.57 WIT  tim SAR gabungan menemukan rakit korban dengan titik koordinat 0°25'187,9" LS 134°37'39,18'' BT dalam kondisi lemas dan selamat.Tim langsung mengevakuasi korban ke kapal perhubungan,Kapal lalu bertolak menuju pelabuhan Umum Manokwari.Pada pukul 17.15 Tim SAR gabungan tiba di Pelabuhan Umum,korban langsung dilarikan ke RSUD Manokwari untuk mendapatkan pertolongan medis. 
      Ketiga korban menjelaskan bahwa masih ada 1 rekannya lagi yang hanyut dengan rakit tapi terpisah dari mereka.Korban bernama Selfi (Pria) asal Maluku Utara.Kantor SAR Manokwari masih berkoordinasi dengan kantor SAR Biak untuk melaksanakan pencarian terhadap 1 (satu) korban.(hms/Hairul)

Link Terkait
PEJABAT